Harga Cabai Keriting dan Bawang Merah Naik Awal Pekan Ini

Article wira | November 2017

Pedagang menata cabai untuk di jual di Pasar di Jakarta. Kementan tidak akan mengambil langkah untuk mengimpor cabai dan bawang. Walau pun saat ini, harga cabai dan bawang mengalami kenaikan. Harga cabai keriting merah dan bawang merah naik di pasar tradisional akibat kondisi cuaca yang buruk.

Sutamaji (50), pedagang Pasar Kebayoran Lama Jakarta Selatan, mengatakan cuaca yang buruk mempengaruhi jumlah pasokan di Pasar Induk Kramat Jati. Di Pasar Induk, pedagang biasa memasok bahan pangan.

"Pasokannya agak kurang, biasa kalau musim hujan," kata pedagang, di Pasar Kebayoran Lama Jakarta, Senin (30/10/2017).

Pedagang menjual cabai keriting merah Rp 30 ribu per kg awal pekan ini. Pekan lalu, harga cabai keriting merah Rp 25 ribu per kg. Saat ini pedagang memasok cabai keriting merah dengan harga Rp 28 ribu per kg di Pasar Induk Kramat Jati. Mulanya, pedagang memasok dengan harga Rp 20 ribu per kg.

Sementara, harga bawang merah naik menjadi Rp 30 ribu per kg pekan ini. Pekan lalu, pedagang menjual bawang merah sebesar Rp 25 ribu per kg. "Dari Pasar Induk bawang merah Rp 25 ribu per kg, kemarin-kemarin Rp 20 ribu per kg," ujarnya.

Berikut pantauan harga bahan pangan di pasar:

1. Cabai

Harga cabai keriting merah naik dari Rp 25 ribu per kg menjadi Rp 30 ribu per kg. Harga cabai rawit merah stabil di Rp 20 ribu per kg.

2. Bawang

Harga bawang merah naik Rp 5 ribu per kg. Saat ini pedagang menjual bawang merah Rp 30 per kg. Sebelumnya, pedagang menjual dengan harga Rp 25 ribu per kg. Sementara, harga bawang putih stabil di Rp 30 ribu per kg. Harga ini sama dibanding pekan sebelumnya.

3. Bahan pangan lain

Harga bahan pangan lain terpantau stabil. Pedagang menjual kentang Rp 15 ribu per kg, timun Rp 8 ribu per kg, daun bawang Rp 20 ribu per kg, dan kol Rp 7 ribu per kg. Sementara, harga tomat Rp 10 ribu per kg, seledri Rp 30 ribu per kg, dan kacang panjang Rp 18 ribu per kg.

Dengan kenaikan harga pangan tersebut, pedagang makanan tersebut juga terpaksa menaikan harga barang dagangannya atau mengurangi jumlah porsiannya, itu semua dilakukan untuk keberlangsungan usaha mereka.


Source: Liputan6.com