Makanan Khas Natal di Manado

Article rawi | December 2017

Seperti yang kita tahu, warga Manado mayoritas beragama Kristen atau Katolik dan mereka merayakan Natal setiap tahunnya. Biasanya. mereka merayakan Natal dengan membuat pesta besar dan menyajikan beragam makanan enak yang kaya akan bumbu. Selain itu makanan penutupnya juga nggak kalah asyik, lho! Siap-siap kangen dan ngiler, ya! Apalagi Natal tinggal menghitung hari nih!

1. Ayam rica-rica

Dalam bahasa Manado, ‘rica-rica’ artinya pedas atau cabai. Ayam yang diolah dengan bumbu rica-rica adalah ayam bakar. Rasanya enak dan tentu aja pedas banget! Tapi, bukan cuma rasa pedas yang bisa kamu rasakan ketika mencicipi ayam rica-rica. Ada aroma jeruk yang menggugah selera di ayam rica-rica. Menu ini paling cocok disantap dengan nasi putih.

2. Tinutuan (bubur Manado)

Ehm, sebenarnya makanan ini nggak cocok disebut bubur karena tinutuan terdiri dari berbagai macam sayuran seperti labu kuning (sambiki), beras, singkong, bayam, kangkung, daun gedi, jagung, dan kemangi. Makanan ini sama sekali nggak mengandung daging. Lebih cocok untuk makan pagi, sih, tapi nggak ada salahnya kok dimakan saat merayakan Natal saat siang atau malam hari.

3. Paniki

Sesuai dengan namanya, makanan ini terbuat dari daging kelelawar (paniki). Sebelum dimasak, kelelawar dibakar dulu untuk menghilangkan bulu halusnya. Lalu dimasak dengan bumbu santan. Daging kelelawar dipercaya bisa menyembuhkan penyakit asma, gatal-gatal, sakit tenggorokan, menambah stamina, dan lain-lain. Enak dimakan bersama nasi.

4. Ikan woku belanga

Makanan ini adalah campuran dari berbagai makanan laut seperti ikan, kepiting, telur ikan, udang, cumi, dan ayam yang dimasak dengan bumbu-bumbu khas Indonesia. Rasanya pedas dan terasa rempah-rempahnya saat kamu memakannya. Apalagi jika makannya pakai nasi hangat. Wah, bikin pengin nambah terus!

5. Cakalang fufu

Makanan yang terbuat dari ikan tongkol yang dibumbui, diasap, dan dijepit dengan kerangka bambu. Cakalang fufu biasanya disajikan dalam bentuk suwiran dan dimakan bersama mie cakalang, selada kentang, atau dimasak rica-rica dengan cabai. Atau dimakan langsung dengan nasi hangat dan dabu-dabu juga enak, lho!

6. Dabu-dabu

Dabu-dabu adalah sambal khas Manado yang sangat populer. Terbuat dari campuran potongan cabai merah, cabai rawit, irisan bawang merah, dan tomat segar yang dipotong dadu. Semuanya diaduk rata, segar banget.

7. Sambal roa

Sambal ini terbuat dari ikan roa yang dihaluskan. Paling cocok disantap bersama tinutuan dan makanan Manado lainnya.

8. Babi putar

Menu ini yang biasanya ada saat orang Manado merayakan pesta Natal. Seekor babi utuh tersebut dibakar dengan cara diputar di atas bara api lalu diramu dengan bumbu-bumbu khas Manado. Kadang bisa juga disajikan dalam bentuk sate!

9. Klappertaart

Kue khas Manado yang sering digunakan sebagai penutup ini terbuat dari kelapa, tepung terigu, susu, mentega, dan telur. Sekilas, penampilannya mirip kue dari luar negeri karena terpengaruh makanan Belanda sejak zaman penjajahan dulu. Lalu resep Klappertaart sudah tersebar saat zaman pendudukan Belanda di Manado.

10. Panada

Sejenis roti goreng yang berisi ikan cakalang dan dibentuk dengan pilinan pada bagian tepinya. Bentuknya jadi agak mirip seperti pastel. Paling asyik disantap selagi hangat bersama teh hangat, rasanya kaya akan bumbu!

11. Es kacang merah Manado

Menu penutup ini enak banget saat dikonsumsi di siang hari saat cuaca lagi terik. Kacang merahnya empuk dan manisnya pas di mulut!

12. Gohu

Gohu adalah dessert yang terbuat dari irisan buah pepaya. Buat orang yang nggak suka sama pepaya, sensasi makan pepaya pada gohu akan berbeda karena bau yang kurang enak di pepaya nggak muncul. Soalnya buah ini direndam dalam larutan asam cuka, gula, garam, jahe, dan cabai. 

Buat kamu yang asli Manado, gimana jadi kangen nggak sama kampung halaman? Buruan pulang kampung untuk menikmati natal bersama keluarga, saudara dan teman tersayang, pasti seru!



(Sumber:  pegipegi.com)