Pedas dan Gurihnya Gochujang asal Korea

Article rani | February 2018

Gochujang adalah pasta cabai untuk masakan Korea yang bahan utamanya adalah beras ketan dan bubuk cabai yang difermentasi. Secara tradisional, fermentasi gochujang dilakukan di halaman rumah di dalam tempayan tembikar berukuran besar. Tempat diletakkan di alas dari susunan batu yang disebut jangdokdae.

Ciri khas gochujang adalah rasanya yang pedas sedikit manis walaupun kelihatan sangat merah. Di Korea, gochujang adalah bumbu yang sangat penting. Asal usul kata gochujang adalah gochu (cabai) dan jang (bumbu).

Orang Korea diperkirakan mulai mengenal cabai pada tahun 1700-an. Menurut Jungbo Sallim geongje, gochujang dibuat dari campuran bubuk cabai, bubuk beras ketan, dan pasta kedelai yang disimpan hingga "matang" di bawah sinar matahari. Resep pembuatan gochujang dari abad ke-18 hampir sama dengan resep dari abad ke-19 hingga dipakai sekarang.

Bahan baku dan resep gochujang berbeda-beda menurut zaman dan daerahnya, bisa dari campuran berbagai jenis tepung seperti kedelai, gandum, milet. Bubuk cabai, garam dapur, dan kecap asin dipakai sebagai bumbu, dan dimatangkan dengan difermentasi. Sebagai hasil fermentasi, rasa pedas cabai menjadi berkurang, dan beras ketan menjadi manis. Walaupun demikian, beberapa produsen juga menambahkan gula dari beras atau gula pasir.

Selain sebagai bumbu yang penting untuk berbagai jenis masakan Korea, gochujang juga dicampurkan langsung ke dalam nasi dan diaduk seperti sewaktu memakan bibimbap. Gochujang adalah bumbu untuk membuat jjigae (gochujang jjigae), merendam daging (gochujang bulgogi), membuat tteokbokki, dan penyedap sewaktu memakan naengmyeon. Saus cocol dapat dibuat dari campuran gochujang, kecap asin, bawang putih, dan minyak wijen.

Saus chogochujang dibuat dari mencampur gochujang dengan cuka dan biji wijen. Saus ini dipakai sewaktu memakan hoe dan hoedeopbap. Ssamjang dibuat dari campuran gochujang, doenjang, bawang bombay, dan daun bawang.

Biasanya gochujang digunakan oleh orang korea untuk membuat jjigae (masakan sup), merendam daging, membuat tteokbokki (tepung beras yang dimasak) dan sebagai penyedap naengmyeong (mie gandum dengan kuah kaldu daging sapi). Aturan pemakaiannya tergantung rasa pedas yang diinginkan.

Gochujang dapat anda temui di supermarket khusus makanan Asia atau Korea. Dikemas dalam kotak plastik berbentuk segi empat. Harga gochujang yang ditawarkan cukup bervariasi, sekitar Rp 35.000,- hingga Rp 48.000,00 per kotak.


Source: detik.com