Cara Mudah Membuat Pepper Spray, Semprotan Merica untuk Alat Bela Diri

Article rani | April 2018

Dengan semakin meningkatnya tingkat kriminalitas di jalanan, ada baiknya Anda selalu siap siaga menjaga keselamatan diri sendiri. Simpan nomor darurat polisi 110 di akses panggilan cepat ponsel Anda jika menemui tindak kejahatan di luar sana. Anda juga bisa melindungi diri dari tindak-tanduk oknum pelaku dengan semprotan merica siap sedia, alias pepper spray. Simak cara membuatnya di bawah ini.

Apa itu pepper spray?

Pepper spray sering digunakan oleh penegak hukum untuk membantu menundukkan dan menangkap orang-orang yang perilakunya kasar atau tidak kooperatif, atau digunakan dalam jumlah besar sebagai pengontrol kerusuhan. Individu awam juga dapat menggunakannya untuk mempertahankan diri terhadap serangan manusia atau hewan.

Pepper spray adalah zat pengikat (lachrymatory), yang membuat mata menangis. Bahan dasar semprotan merica adalah minyak cabai yang dikenal sebagai oleoresin capsicum. Capsaicin, zat peradangan dalam minyak, adalah zat kimia yang sama yang membuat cabe terasa pedas dan panas. Tapi dalam semprotan merica, tingkat konsentrasi capsicumnya jauh lebih tinggi.

Tingkat konsentrasi capsicum dalam pepper spray tergolong sangat tinggi hingga bahkan level pedasnya jauh melebihi cabai habanero. Pepper spray yang biasa dipakai polisi Amerika Serikat menempati peringkat kedua dalam skala tingkat kepedasan internasional, hanya setingkat di bawah capsaicin murni yang memiliki skor pedas 15 juta unit Scoville. Pepper spray pada umumnya memiliki skor pedas 2-5,3 juta unit Scoville. Sebagai perbandingan, cabai merah memiliki skor pedas sekitar 30 ribu, sementara cabai habanero punya skor 200 ribu-an. Terbayang, kan, bagaimana pedasnya disemprot dengan semprotan merica ini?

Apa efeknya jika terkena semprotan merica?

Semprotan merica bekerja dengan menyebabkan rasa sakit. Paparan semprotan merica mengiritasi kulit, mata, dan selaput lendir saluran pernapasan bagian atas.

Saat seseorang bersentuhan dengan semprotan merica, mata mereka akan segera ditutup. Mata akan memerah dan kesakitan, diikuti oleh sensasi “mendidih” atau “mendidih” dan kebutaan sementara. Semprotan merica juga bisa membakar dan menyebabkan pembengkakan. Akibatnya tenggorokan terasa terbakar, menyebabkan mengi, batuk kering, sesak napas, tersedak, terengah-engah, batuk-batuk, dan tidak mampu bernapas atau berbicara.

Paparan kulit dari semprotan merica bisa menyebabkan kulit iritasi, terasa panas terbakar dan memerah. Efeknya bertahan 30 sampai 45 menit, tergantung seberapa kuat larutan semprotannya. Akan tetapi, paparan kontak fisik maupun penghirupan  dari semprotan merica tidak ditemukan berakibat besar pada risiko asfiksia (tercekik sesak napas) ataupun kegagalan pernapasan.

Dalam kasus yang jarang terjadi, dapat menyebabkan sianosis, perubahan warna kulit yang mengindikasikan kekurangan aliran darah dan oksigen. Studi telah menemukan bahwa orang yang menghirup semprotan merica mungkin mengalami hipertensi akut, atau tekanan darah tinggi. Ini mungkin disebabkan oleh ketidaknyamanan dan rasa sakit yang terkait dengan efek pedas capsaicin. Hal ini meningkatkan risiko stroke atau serangan jantung.

Pepper spray tidak membunuh. Namun, kematian telah terjadi menyusul penggunaan semprotan merica. Orang dengan asma memiliki kemungkinan komplikasi yang lebih tinggi untuk mengalami hal ini karena capsaicin membakar saluran udara, menyebabkan pembengkakan dan pembatasan yang membuat orang dengan asma makin sulit bernapas.

Cara membuat pepper spray sendiri di rumah

Pepper spray botolan (produk jadi) pada umumnya mengandung air, alkohol, atau pelarut organik sebagai agen cair; juga nitrogen, karbon dioksida, atau hidrokarbon terhalogenasi (seperti freon, tetrachloroethylene, dan methylene chloride) sebagai propelan untuk melepaskan isi tabung.

Atau, Anda bisa meraciknya sendiri di rumah dengan bahan-bahan sederhana yang tersedia di dapur Anda. Ikuti cara di bawah ini untuk membuat pepper spray.

Alat dan bahan yang dibutuhkan:

  • 6 buah cabe rawit merah, cabe jemprit, atau cabe gendot kering (bisa beli jadi, atau keringkan dulu selama beberapa hari di bawah sinar matahari atau di oven) — semakin banyak, semakin pedas
  • Merica hitam bubuk secukupnya — untuk tambahan sensasi batuk-batuk (opsional)
  • Bawang putih (pilih: satu buah, dua sendok makan bawang putih cincang, atau dua sendok makan bawang putih bubuk) — untuk tambahan sensasi perih
  • Alkohol atau cuka secukupnya — sebagai penstabil minyak cabai. Anda juga bisa gunakan air putih biasa.
  • 2 sdm baby oil — sebagai “perekat” bahan ke tubuh pelaku
  • Botol semprot kosong, bersihkan dan keringkan dengan baik
  • Corong
  • Perangkat pelindung, seperti kacamata goggle atau kacamata renang, sarung tangan karet, masker mulut

Cara membuat:

  • Setelah cabe dikeringkan, tempatkan di dalam blender atau potong paprika secukupnya lalu letakkan di mangkuk. Selanjutnyatambahkan bawang putih diikuti oleh dua sdm baby oil dan 350 ml alkohol/air/cuka.
  • Jika Anda menggunakan campuran blender tinggi selama dua menit. Jika Anda melakukannya dengan tangan, tumbuk semua bahan sampai menjadi pasta halus. Hati-hati jangan sampai menumpahkan pasta.
  • Kemudian tuang cairan ke dalam botol besar menggunakan corong dan diamkan semalaman di tempat yang sejuk agar menguap. Volume cairan perlu dikurangi untuk meningkatkan efektivitasnya. Ini adalah bagian penting dari proses membuat semprotan merica di rumah.
  • Keesokan paginya Anda akan membutuhkan corong bersih, kain katun tipis, dan botol semprotan.
  • Tempatkan corong di mulut wadah yang ingin Anda gunakan sebagai wadah penyimpanan, lalu letakkan kain katun tipis di atas corong. Tuangkan campuran merica ke dalam botol dengan sangat hati-hati. Tutup rapat botol untuk menghindari cairan bocor.
  • Akhirnya, tambahkan kembali 350 ml alkohol/air/cuka dan voila! Kini Anda sudah punya pepper spray kreasi sendiri.

Pepper spray yang telah Anda buat harus disimpan di kulkas atau tempat yang sejuk jika tidak digunakan. Dan tergantung dari cairan pelarut apa yang Anda gunakan (alkohol/air/cuka), masa penyimpanan dan efektivitasnya bisa berbeda-beda. Kalau Anda menggunakan alkohol atau cuka, pepper spray bisa bertahan hingga 1-3 bulan. Sementara kalau diracik dengan air, semprotan Anda hanya akan efektif sampai dua minggu.



(Sumber : hellosehat.com)